Saturday, May 30, 2015

Pemimpin yang Patut di Teladani

Setiap pemimpin pasti memiliki kharismatik sendiri-sendiri, seperti pemimpin yang keras, tegas, beribawa, atau pemimpin yang dekat dengan rakyat. Adsa beberapa tipe pemimpin yang patut kita teladani :
  1.  Memiliki sifat jujur.Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang memiliki sifat jujur di segala situasi. Karena jika tidak memiliki sifat jujur, seorang pemimpin akan kehilangan kepercayaan dari rakyatnya. Lalu bagaimana seorang pemimpin bisa membawa perubahan ke arah yang lebih baik apabila rakyatnya sendiri sudah tidak percaya kepada pemimpinya
  2. Memberi contoh dengan perilaku yang terpuji.Jika seseorang mengidolakan seorang pemimpin, maka seseorang tersebut akan cenderung mengikuti apa yang dilakukan pemimpinya. Jika seseorang tersebut mengidolakan pemimpinya yang ramah dan suka mengasihi rakyatnya, maka seseorang tersebut pun akan bersifat ramah pula kepada orang lain.
  3. Mampu memperjuangkan hal yang dianggap benar.Pemimpin yang mampu memperjuangkan hal yang dianggap benar, terlebih demi  membela bangsa dan rakyatnya, maka pemimpin tersebut akan selalu dikenang  oleh rakyatnya meskipun kelak sudah tidak lagi menjadi pemimpin.
  4. Memiliki sifat demokratis.Seseorang tidak akan menjadi pemimpin apabila ia tidak memiliki pengikut atau rakyat. Maka dari itu peranan rakyat sangat penting dalam membawa sebuah bangsa ke arah yang lebih baik. Seorang pemimpin harus tahu dan mampu memenuhi hal-hal apa saja yang sangat di butuhkan oleh rakyatnya.  Dalam hal ini pemimpin harus mau menampung berbagai aspirasi yang diajukan oleh rakyatnya.

Salah satu pemimpin yan patut diteladani yaitu presiden pertama republic Indonesia Ir.H.Soekarno, beliau memiliki nama asli Koesno Sosrodiharjo, lahir pada 6 Juni 1901. Beliau pernah bersekolah di Technical Hoogeschool te Bandung (ITB). Pada masa kepemimpinannya beliau pernah :

  • Pernah membuat negara adidaya Amerika mati kutu.
        Peristiwa ini terjadi ketika pilot Amerika yang membom sebagian wilayah Ambon dan memakan korban tak sedikit, Allen Pope tertembak jatuh saat melintasi wilayah udara Indonesia, ketika TNI menembak jatuh sempat terlihat dua parasut, yang satu parasut Harry Rantung, dan satu lagi adalah Allen Pope.
    Allen Pope ditahan beserta dokumen-dokumen CIA, organisasi Intelejen Amerika, dalam dokumen itu diketahui bahwa Allen Pope terbang ke Indonesia dengan tujuan untuk mengawasi pihak oposisi Soekarno yang berusaha untuk menggulingkan Soekarno.
    Kejadian itu menjadi titik balik Amerika yang dulunya ingin mengkudeta Indonesia malah menjadi negara boneka bagi Indonesia, John F. Kennedy mengemis mati-matian untuk membebaskan Allen Pope, tapi Presiden kita mempunyai rencana untuk menyejahterakan rakyat karena Allen Pope.
    Indonesia membuat beberapa persyaratan untuk membebaskan Allen Pope, diantaranya: Uang dan beras karena saat itu Indonesia ditimpa kelaparan; Armada perang pesawat Hercules tipe B 20 unit, kapal perang dan persenjataan dikarenakan Indonesia sedang berusaha membebaskan Irian Barat dari Belanda.
  • Motivator Pemberantas Apartheid di Afrika Selatan.
        Ketika Nelson Mandela ke Indonesia dan mengunjungi museum konferensi Asia-Afrika di Bandung, beliau agak marah ketika benda yang ia cari tidak ketemu di sana, Nelson Mandela mencari foto bapak Proklamator Ir. Soekarno hingga berkata," Where is Soekarno picture? All people in the world come here want to know him picture!".
    Asal muasal Nelson marah ternyata bukan karena hal sepele, ternyata Ir. Soekarno lah yang membakar semangat Nelson Mandela untuk membebaskan Afrika selatan dan memberantas apartheid, berikut kata kata yang diucapkan oleh bapak presiden kita.
    "Adalah satu babakan baru dalam sejarah dunia, bahwa pemimpin bangsa-bangsa Asia Afrika dapat berkumpul di dalam negeri-negerinya sendiri untuk merundingkan dan mempertimbangkan masalah-masalah mengenai kepentingan bersama".

  •  Tak Gentar Dengan Negara Manapun.
         Bapak Karno positif terkena penyakit ginjal karena sering berteriak, saat itu masih berkecamuk antara kemerdekaan dengan setengah merdeka, dokter pribadinya pun sudah melarang Ir. Soekarno untuk berteriak lagi, tapi Ir. Soekarno mengatakan lebih baik punya penyakit daripada negara terjajah.
    "Inggris kita linggis! Amerika kita setrika! Malaysia kita ganyang!, hajar cecunguk Malayan kurang ajar itu!", begitulah teriakan Soekarno pada masa itu, itupun tak sekedar ucapan, Soekarno pernah membuat Indonesia mengundurkan diri karena ketidak-adilan PBB yang lebih mengedepankan keuntungan pihak Amerika saat perang dingin dengan Soviet.

Referensi :
http://seisi-dunia.blogspot.com/2013/12/5-pemimpin-patut-diteladani.html