Saturday, May 12, 2012

IBD - Teknologi di Indonesia M-PLIK Jangan Biarkan yang Terpencil kian Terkucil
MPLIK merupakan sebuah pusat layanan internet untuk kecamatan yang bersifat bergerak / mobile MPLIK dibangun untuk memenuhi kewajiban pelayanan universal MPLIK suatu warnet keliling untuk kecamatan yang ditunjuk. Mobil Pusat Layanan Internet Kecamatan (MPLIK) merupakan gebrakan baru dari Kemenkominfo untuk memasyarakatkan internet dan meng-internet-kan masyarakat. MPLIK ini merupakan kelanjutan dari program Universal Service Obligation (USO) melalui Pusat Layanan Internet Kecamatan (PLIK). Perbedaan antara MPLIK dan PLIK adalah dari segi mobilitas. PLIK ditempatkan di rumah, koperasi, tempat usaha ataupun di suatu tempat khusus atau bisa digambarkan seperti warnet, sedangkan MPLIK merupakan perangkat layanan internet yang ditempatkan sehingga bisa berpindah-pindah tempat Untuk menjalankan program MPLIK ini Kemenkominfo melakukan tender dalam pengadaannya. Tender ini dimenangkan oleh PT Wira Eka Bhakti dan PT Lintas Arta. PT WEB sebagai penyedia mobil dan perangkat, sedangkan PT Lintas Arta sebagai penyedia jaringan. Didalam paket MPLIK ini tersedia 1 VSAT (Very Small Aperture Terminal), 1 modem, 1 Server, 6Laptop, UPS, DVD player, TV LCD, Genset untuk menyediakan listrik dan tentu saja 1 buah mobil untuk mengangkut semua perangkat itu. Koneksi internet tentunya didapat dengan menggunakan antenna VSAT yang merupakan teknologi komunikasi satelit yang memungkinkan seluruh tempat mendapatkan akses internet tanpa terkecuali. Teknologi VSAT yang digunakan di MPLIK ini menyediakan bit rate 256 Kbps. Bit rate tersebut akan dibagi lagi ke masing-masing CPU sehingga masing-masing CPU akan mendapatkan 42 Kbps. Tentunya dengan bit rate yang ada koneksi internetnya akan sangat lambat, tapi hal ini sudah cukup lumayan bagi penduduk desa, terutama bagi desa-desa yang belum memiliki jaringan/signal internet (blank spot). Meski dengan koneksi yang masih sangat lambat, diharapkan MPLIK mampu menjadi jembatan bagi masyarakat desa untuk menjangkau dunia luar dengan mengakses situs-situs yang berguna untuk pengembangan desa. Hal ini sesuai dengan moto MPLIK: Jangan Biarkan Yang Terpencil Semakin Terkucil. MPLIK juga diharapkan menjadi salah satu sarana pengembangan dan pemberdayaan masyarakat di bidang informasi dan komunikasi agar tercipta homogenitas pengetahuan. Hal ini tentunya sesuai dengan UU No. 36 tentang Telekomunikasi. Tujuan adanya MPLIK ini adalah melayani daerah-daerah kecamatan yang belum terjangkau akses internet, Penyedia Mobil layanan internet kecamatan (M-PLIK) merupakan amanat dari pasal 5 peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 48/PER/M.KOMINFO/11/2009 tentang Peyedia Jasa Akses Internet Pada wilayah pelayanan Universal Telekomunikasi Internet Kecamatan sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Komunikasi dan informatika Nomor 19/PER/M.KOMINFO/12/2010. MPLIK ini sinergi kegiatan Program KPU/ISO dengan Community Access Point (CAP), target Penyedia sebanyak 1.907 MPLIK yang tersebar diseluruh Indonesia. Jadi dengan adanya MPLIK ini, ”akses menuju dunia” versi masyarakat desa mulai berjalan. Jika program ini bisa terlaksana dengan baik maka dampak yang dapat dirasakan adalah kesamaan pengetahuan dan persepsi tanpa mempedulikan letak geografis penduduk Indonesia karena Kemenkominfo meluncurkan 1.907 unit MPLIK ke daerah-daerah di seluruh Indonesia. Semoga dengan program MPLIK ini, masyarakat dapat menikmati layanan internet dan Indonesia dapat bersaing dalam dunia telekomunikasi. Dengan begitu pemerintah diharapkan dapat mengatasi keterlambatan teknologi saat ini dengan menyediakan sarana ini diharapkan pula warga terpencil dapat menikmati kemajuan teknologi yang terus berkembang dari waktu ke waktu. sumber : http://kolompemuda.com/mobil-pusat-layanan-internet-kecamatan-mplik/ http://mplik.com/?pg=profil